Komik Mugen no Majutsu Shi Maryoku Nashi de Heimin no Ko to Hakugai Sareta Ore. Jitsuha Mugen no Maryoku Mochi

Ilmuwan Sihir Tak Bertenaga yang Dihina Karena Anak Rakyat Biasa Sebenarnya Menguasai Sihir Tak Terbatas

Komik Mugen no Majutsu Shi Maryoku Nashi de Heimin no Ko to Hakugai Sareta Ore. Jitsuha Mugen no Maryoku Mochi (Ilmuwan Sihir Tak Bertenaga yang Dihina Karena Anak Rakyat Biasa Sebenarnya Menguasai Sihir Tak Terbatas) adalah seri Manga yang dibuat oleh Takumi Ooba dan bergenre Fantasi. Kamu bisa membaca chapter dari Manga Mugen no Majutsu Shi Maryoku Nashi de Heimin no Ko to Hakugai Sareta Ore. Jitsuha Mugen no Maryoku Mochi terlengkap dan terbaru dalam bahasa Indonesia gratis di Komiku.

Sinopsis

Seorang ilmuwan tanpa kekuatan sihir ternyata memiliki sihir tak terbatas dan berjuang mengatasi hinaan.

Baca Komik Mugen no Majutsu Shi Maryoku Nashi de Heimin no Ko to Hakugai Sareta Ore. Jitsuha Mugen no Maryoku Mochi
Judul KomikMugen no Majutsu Shi Maryoku Nashi de Heimin no Ko to Hakugai Sareta Ore. Jitsuha Mugen no Maryoku Mochi
Judul IndonesiaIlmuwan Sihir Tak Bertenaga yang Dihina Karena Anak Rakyat Biasa Sebenarnya Menguasai Sihir Tak Terbatas
Jenis KomikManga
Konsep CeritaFantasi
PengarangTakumi Ooba
StatusOngoing
Umur Pembaca13 Tahun (minimal)
Cara BacaKanan ke kiri

Up To Date soal Manga, Manhua, dan Manhwa gabung ke komunitas Komiku:

Bookmark
Baca Nanti
+ Koleksi Baru

Daftar Chapter

Berikut daftar chapter dari Komik I Took Over The System Players bahasa Indonesia terlengkap. Untuk membaca chapter dari Manga I Took Over The System Players Sub Indo, cukup klik daftar chapter dibawah ini.

Nomor Chapter
ViewTanggal
Chapter 1 362 04/12/2025

Background Cerita

Komik ini dibuat sebagai respons terhadap tren cerita fantasi yang mengangkat tema underdog dengan kekuatan tersembunyi. Penulis ingin menampilkan tokoh utama yang tidak berasal dari kalangan elit namun mampu mengatasi stigma sosial berkat kemampuannya. Dengan latar dunia sihir yang kompleks dan penuh intrik, karya ini mengeksplorasi nilai keberanian dan ketekunan dalam menghadapi diskriminasi serta perjuangan membangun identitas diri.