Komik Don’t Call me a Madman

Jangan Panggil Aku Gila

Komik Don’t Call me a Madman (Jangan Panggil Aku Gila) adalah seri Manhwa yang dibuat oleh Mountain Busters dan bergenre Fantasi. Kamu bisa membaca chapter dari Manhwa Don’t Call me a Madman terlengkap dan terbaru dalam bahasa Indonesia gratis di Komiku.

Sinopsis

Mengangkat tema penerimaan dan kekuatan di balik perbedaan.

Baca Komik Don’t Call me a Madman
Judul KomikDon’t Call me a Madman
Judul IndonesiaJangan Panggil Aku Gila
Jenis KomikManhwa
Konsep CeritaFantasi
PengarangMountain Busters
StatusOngoing
Umur Pembaca13 Tahun (minimal)
Cara BacaKiri ke kanan

Up To Date soal Manga, Manhua, dan Manhwa gabung ke komunitas Komiku:

Bookmark
Baca Nanti
+ Koleksi Baru

Daftar Chapter

Berikut daftar chapter dari Komik The Magic Tower’s Problem Child bahasa Indonesia terlengkap. Untuk membaca chapter dari Manhwa The Magic Tower’s Problem Child Sub Indo, cukup klik daftar chapter dibawah ini.

Nomor Chapter
ViewTanggal
Chapter 30 322 20/09/2025
Chapter 29 208 19/09/2025
Chapter 28 352 07/09/2025
Chapter 27 142 07/09/2025
Chapter 26 178 06/09/2025
Chapter 25 192 28/06/2025
Chapter 24 125 27/05/2025
Chapter 23 316 27/05/2025
Chapter 22 397 27/05/2025
Chapter 22 118 27/05/2025
Chapter 21 312 27/05/2025
Chapter 21 340 27/05/2025
Chapter 20 257 27/05/2025
Chapter 20 379 27/05/2025
Chapter 19 277 27/05/2025
Chapter 19 255 27/05/2025
Chapter 18 386 27/05/2025
Chapter 18 310 27/05/2025
Chapter 17 285 27/05/2025
Chapter 17 398 27/05/2025
Chapter 16 267 27/05/2025
Chapter 15 268 27/05/2025
Chapter 14 360 27/05/2025
Chapter 13 123 27/05/2025
Chapter 12 117 27/05/2025
Chapter 11 267 27/05/2025
Chapter 10 196 27/05/2025
Chapter 9 151 27/05/2025
Chapter 8 182 27/05/2025
Chapter 7 247 27/05/2025
Chapter 6 138 27/05/2025
Chapter 5 171 27/05/2025
Chapter 4 387 27/05/2025
Chapter 3 366 27/05/2025
Chapter 2 142 27/05/2025
Chapter 1 309 27/05/2025

Background Cerita

Komik ini dibuat untuk mengangkat isu sosial terkait stigma terhadap orang yang berbeda dari norma umum. Sang pembuat karya ingin menyampaikan pesan tentang pentingnya memahami dan menerima perbedaan cara berpikir sebagai bagian dari keberagaman manusia. Karya ini juga terinspirasi dari pengalaman pribadi serta observasi terhadap perilaku sosial di masyarakat modern.